Editing
Adalah suatu proses mengatur dan menyusun rangkaina shot menjadi sebuah scene, rangkain scene menjadi sebuah sequence, rangkain sequence menjadi suatu cerita yang utuh.
Sebelum memulai editing, hendaknya seorang editor memahami ide keseluruhan dari cerita yang akan disajikan :
- tema dasar ceritanya
- plot/ alur ceritanya
- apa yang diharapkan dari penonton
- memilih apa yang penting dan membuang apa yang tidak penting dalam hubungan keseluruhan cerita.
- Apa pesan utama dari program
- Siap audiensnya
Syarat penting dalam editing
- Kesinambubgan cerita {kontiniti}
- Kesinambungan gambar dan kesinambungan suara
- Kesinambungan irama adegan, hubungan antara shot yang satu dengan shot yang berikutnya, dengan variasi framing dan komposisi gambar
JENIS EDITING
Berdasarkan Pelaksanaan Produksi
- Switching atau editing spontan
- Post production editing
Berdasarkan Peralatan Yang digunakan
-Linear Editing dengan peralatan video yang lengkap
Peralatan yang dibutuhkan :
►3 buah video cassette recorder, 2 VCR sbag player untuk memutar hasil rekaman, 1 VCR sebagai recorder untuk merekam hasil editing (master Tape}
► 2 Buah TV monitor untuk melihat shot yang dipilih untuk diedit dan hasil yang telah diedit
► 1 buah video mixer
► 1 Buah editing control
► 1 buah audio mixer
► audio caseete recorder atau vcd/mp3 untuk memutar musik atau komentar
- Non linear editing dengan menggunakan computer yang dilengkapi dengan video capture card.
Berdasarkan penyusunan shot dalam editing {pada linear Editing}
- Assemble editing
Penyusunan shot-shot gambar langsung dicopy kedalam pita master yang masih kosong secara berurutan.
- Insert editing
Penyusunan shot-shot kedalam pita master yang sudah diisi dengan sinyal video, termasuk control track dan time code sebagai referensi waktu.
PERSIAPAN EDITING
1. Workprint dengan time code
Membuat workprint, meng copi pita orisinal yang berisi hasil rekaman asli dengan display nomor time code kekaset lain.
2. Logging dan Scoring
Logging : melihat semua gambar dari kaset workprint dan mencatat setiap shot kedalam log sheet.
- nomor pita kaset
- nomor time code (menit, detik dan frame}
- memberi nomor shot dan nomor take (sesuai dengan shooting script)
- jenis framing dan komposisinya, sudut pengambilan,dll
- isi adegan
- isi dialog (transkripsi dialog/wawancara)
scoring : memilih shot-shot yang paling baik, biasanya diberi keterangan “GOOD” atau “OK”
3. Editing off line
4. Editing On Line
Menurut Peralatan yang digunakan
- Linear Editing dengan peralatan video yang lengkap ( Video Player, recorder, audio sytem, monitor, switcher, editing control unit}
- Non Linear Editing dengan menggunakan computer editing yang dilengkapi dengan video capture.